1. Masjid Al-Azhar – Kairo
Di deretan pertama yang harus kamu kunjungi saat di berada di negeri The Mother of the World ini adalah Masjid Al-Azhar Kairo, merupakan pusat kehidupan kultural, Kairo. Didirikan pada tahun 970 Masehi oleh khalifah Fatimiyah Al-Muizz.
Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua yang ada di dunia dan menjadi pusat pendidikan Islam yang sangat terkemuka. Bangunan ini merupakan perpaduan harmonis berbagai gaya arsitektur, hasil dari berbagai perluasan selama lebih dari 1000 tahun.
Di masjid ini terdapat ruang makam, yang terletak di pintu sebelah kiri tepat di dalam pintu masuk, di halaman tengahnya merupakan bagian paling awal, sedangkan dari selatan ke utara terdapat tiga menara dengan puncak gandanya.
2. Masjid Amr Bin Ash – Kairo
Masjid Amr bin Ash adalah masjid tertua di Mesir dan Benua Afrika serta di dunia selain di Makkah dan Madinah serta Syam. Seringkali Masjid ini disebut sebagai ‘Taj Al-Jawami’ atau ‘Mahkotanya Masjid’.
Kamu bisa menjumpai Masjid Amru bin Ash di sisi timur sungai Nil, tepatnya di wilayah Fustat, bagian kota tua Kairo. Dari Cairo Tower, jaraknya kurang lebih 6 kilometer di sisi selatan.
Konon di masjid ini terdapat banyak makam termasuk putra Amr bin Ash yang bernama Abdullah Bin Amr bin Ash dimakamkan di sini. Tapi sudah terkubur karena perluasan masjid, sehingga tidak terdeteksi lagi.
Menariknya lagi, Masjid Amru bin Ash memegang peranan penting dalam perkembangan pendidikan Islam di benua Afrika. Sebelum Masjid Al-Azhar didirikan, Masjid Amru bin Ash mendapat keistimewaan sebagai pusat pendidikan Islam pertama di Mesir.
3. Masjid Sultan Hassan – Kairo
Masjid Sultan Hasan terletak di bundaran Sholahuddin berhadapan dengan Bab Al ‘Izb, belakang Benteng Shalahuddin, di situs Istana Yalbugha al-Yahawws yang dibangun pada masa Kesultanan Mamluk atas perintah dari Sultan Hassan bin Al-Nasir Muhammad.
Hal yang menjadikan Masjid Sultan Hasan ini unik yaitu, proses pengerjaan masjid yang memerlukan waktu tujuh tahun lamanya. Dibangun dari bebatuan yang didatangkan langsung dari kompleks piramida di Giza Necropolis, Kairo.
Selain itu, Masjid Sultan Hasan merupakan simbol megahnya peradaban Islam pada Abad Pertengahan yang juga difungsikan sebagai madrasah atau pusat pendidikan.
4. Masjid Al-Rifa’i – Kairo
Tak jauh dari masjid Sultan Hasan terdapat pula Masjid Al Rifa’I yang dikenal sebagai Masjid Kerajaan, karena di dalamnya terdapat makam banyak anggota keluarga kerajaan.
Masjid ini terletak di sebelah Benteng Saladin dan merupakan kuil yang megah karena ukuran dan keindahannya yang luar biasa. Pembangunannya memakan waktu lebih dari 40 tahun, antara tahun 1869 dan 1912.
Alhasil bangunan dengan estetika yang tak tertandingi ini dan sangat erat kaitannya dengan sejarah Kairo, bisa jadi pilihan wisata kamu jika ingin mengenal kota ini dalam semua dimensinya.
5. Masjid Sayyidna Husain – Kairo
Kamu juga bisa mengunjungi salah satu tempat suci umat Islam di Mesir yaitu, Masjid Sayyidna Husain yang terletak dekat dengan pasar Khan el-Khalili, di jantung kota Islam Kairo.
Selain menjadi situs yang memiliki makna sejarah yang besar, Masjid Al-Hussein juga terkenal dengan arsitektur dan seninya yang indah. Menariknya di dalam masjid terdapat makam Al-Husain, cucu Nabi Muhammad SAW.
Jika kamu ingin berkunjung ke masjid yang mirip dengan masjid Nabawi ini, kamu bisa melakukannya kapan saja, namun waktu terbaik untuk mengunjungi Masjid Al-Hussein adalah selama bulan Ramadhan.

